Menjadi Dewasa Itu Tidak Sulit

Apakah Dewasa itu. . . ??anak

Menurut hemat saya dewasa itu adalah suatu kondisi dimana sudah tercapainya kestabilan kepribadian, emosional, pemikiran (kognitif), serta perilaku. dimana sebuah kedewasaan tercapai melalui proses yang panjang. berawal dari tahap remaja (adolesen) yang menurut pakar psikologi Eric Erikson, dimulai pada saat masa puber dan berakhir pada usia 18 atau 20 tahun. Pencapaian identitas pribadi dan menghindari peran ganda merupakan bagian dari tugas yang harus dilakukan dalam tahap ini. Menurut Erikson masa ini merupakan masa yang mempunyai peranan penting, karena melalui tahap ini orang harus mencapai tingkat identitas ego, dalam pengertiannya identitas pribadi berarti mengetahui siapa dirinya dan bagaimana cara seseorang terjun ke tengah masyarakat. nah, pada usia 18 tahunlah proses kedewasaan ini dimulai. pada usia ini identitas diri kalian sudah mulai matang serta peran kalian di dalam masyarakat sudah diperhitungkan.

Pada transisi antara usia remaja dan usia dewasa, biasanya diikuti gejolak yang mungkin cukup kuat, yaitu berupa gejolak emosional dan pemikiran. gejolak emosional menurut Erik Erikson berupa adanya hubungan spesial dengan orang lain yang biasanya disebut dengan istilah pacaran guna memperlihatkan dan mencapai kelekatan dan kedekatan dengan orang lain. Di mana muatan pemahaman dalam kedekatan dengan orang lain mengandung arti adanya kerja sama yang terjalin dengan orang lain. Akan tetapi, peristiwa ini akan memiliki pengaruh yang berbeda apabila seseorang dalam tahap ini tidak mempunyai kemampuan untuk menjalin relasi dengan orang lain secara baik sehingga akan tumbuh sifat merasa terisolasi. Pacaran pada usia ini berbeda dengan pacaran pada usia remaja karena pacaran pada usia ini biasanya mengarah pada jenjang yang lebih tinggi yaitu pernikahan. selain pacaran, hubungan persahabatan dan pertemanan juga menjadi sarana untuk menunjukkan kelekatan dengan orang lain.

Dalam hal ini, individu akan benar-benar menjaga kualitas hubungan pertemanannya dan sebisa mungkin berusaha menghindari konflik dengan teman atau sahabatnya. namun bila sekiranya lingkungan sosial kurang ”respect” dengan ”kehadiran” kalian biasanya kalian akan mencoba menghindar dari lingkungan sosial tersebut dan melakukan aktivitas sendiri.

Gejolak pemikiran biasanya berupa hasrat untuk berpendapat, hasrat agar pemikiran kalian dihargai orang lain, dan hasrat untuk membantah pendapat oarang lain

Satu Tanggapan to “Menjadi Dewasa Itu Tidak Sulit”

  1. nice post🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: