Prestasi Diri demi Keunggulan Bangsa

Posted in New dengan kaitan (tags) , , on Januari 7, 2010 by sofiansukentes

Budaya unggul adalah cara hidup yang berorientasi pada mutu (memberikan penghargaan tinggi terhadap mutu). Orang-orang unggul memiliki sejumlah ciri, antara lain: nurani yang jernih, akal budi yang tercerahkan, kerja keras, disiplin, berhemat, menabung, dan  mengutamakan pendidikan/belajar.

Sikap mental itu yang bertentangan dengan budaya unggul, yaitu: meremehkan mutu; suka menerabas/cari jalan pintas; tidak percaya diri; tidak berdisiplin murni; dan suka mengabaikan tanggung jawab.

Faktor dalam diri seseorang amat menetukan prestasinya. Hal itu bisa dimiliki seseorang karena proses belajar, terutama melalui pendidikan dalam keluarga.

Potensi diri pada dasarnya adalah kemampuan terpendam seseorang yang jika dikenali, dikembangkan, an diaktualisasikan akan menjadi kemampuan nyata dalam kehidupan. Howard Gardner menyebut kemampuan terpendam itu sebagai kecerdasan.

Agar seseorang bisa berprestasi, ia perlu mengenal potensi dirinya. Hanya dengan mengenali potensi diri, maka orang akan mengetahui kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya.

Secara umum, upaya-upaya untuk meraih prestasi dapat dirinci dalam urutan langkah sebagai berikut: (1) Mengenal diri; (2) Menentukan fokus; (3) Menerapkan tujuan; (4) Menumbuhkan motivasi; (5) Menetapkan tindakan dan melaksanakannya secara konsisten; (6) Melakukan evaluasi diri.

Sikap mental posistif merupakan keadaan mental seseorang yang cenderung optimis dalam menghadapi diri maupun lingkungannya. Sikap mental negatif merupakan keadaan mental seseorang yang cenderung pesimis alam menghadapi diri maupun lingkungan

Kesehatan Remaja

Posted in biology dengan kaitan (tags) , , , , on Desember 18, 2009 by sofiansukentes

Kesehatan Reproduksi

Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat secara utuh baik secara fisik, mental, social dan terbebas dari sakit dan kecacatan yang berhubungan dengan system, fungsi dan proses reproduksi.

Puber
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar istilah Puber, sebenarnya apa yang dimaksud dengan puber itu ? dan bagaimana prose situ bias terjadi? Dalam masa ini kita sering kita merasa telah dewasa, pubertas akan dialami oleh semua manusia. Pubertas adalah proses dimana kita akan melewati pintu gerbang untuk masuki masa remaja dan meninggalkan masa kanak – kanak.
Namanya juga pintu gerbang, artinya sebelum remaja kita harus melalui masa pubertas, pada masa ini terjadi kematangan fisik dalam perubahan yang ada pada diri kita, tapi perubahan ini berbeda pada tiap orang dan waktunya pun tidak sama. Secara umum pubertas di mulai pada umur 8 tahun.

Pada laki – laki pubertas itu ditandai dengan perubahan fisik seperti tumbuhnya rambut di ketiak, di muka (kumis dan jenggot) serta tumbuhnya jakun yaitu adanya bagian menonjol pada leher. Selain itu suara menjadi besar, badan lebih berotot dan pada sifatnya dia akan merasa dirinya sudah gede. Dan biasanya baik pada laki – laki pernah dalam hidupnya mimpi indah atau mimpi basah.

Sedangkan pada perempuan ditandai dengan payudara membesar dan diwajibkan menggunakan BRA HOT, paha dan pinggul membesar dan tumbuh rambut di ketiak. Selain itu datangnya masa menstruasi (datang bulan). Menstruasi adalah adanya pematangan sel telur dalam waktu 28 hari dan karena tidak dibuahi oleh sperma maka sel telur tersebut akan lepas dan akhirnya dinding “luruh” karena tidak terjadi proses pembuahan.

Infeksi Menular Seksual (IMS)

Infeksi Menular Seksual (IMS) adalah penyakit – penyakit yang ditularkan melalui proses hubungan seksual (senggama). Proses hubungan seksual ini dikelompokkan menjadi Penyakit Hubungan Seksual (PHS). Baca selebihnya »

ACARA TAK TERDUGA

Posted in New dengan kaitan (tags) , , on Desember 11, 2009 by sofiansukentes

Nah bagi para bloger yang pegen terinspirasi soal gmn cara dekorasi pernikahan intip aja foto ini,,???

Dekorasi yang mencerminkan kejawaan agak modern

Baca selebihnya »

MENGUBAH SISTEM KESEHATAN MENTAL AMERIKA

Posted in Unek-Unek dengan kaitan (tags) , , on Desember 9, 2009 by sofiansukentes

Amerika serikat telah menghabiskan banyak anggaran secara signifikan untuk pelayanan kesehatan bagi setiap orang dibandingkan negara-negara lainnya, tetapi kenyataannya menunjukkan bahwa pelayanan tersebut sangat kurang dan tidak sesuai.  Walaupun dana yang dianggarkan telah lebih dari 1.9 triliun dolar (dimana biaya tersebut terus meningkat jumlahnya tiap tahun) pelayanan kesehatan masih terkotak-kotak dan tidak terkoordinir, dan lebih dari 46 juta orang tidak terlindung asuransi. Mengapa Amerika Serikat tidak mampu menghasilkan kualitas pelayanan yang lebih tinggi dan hasil yang lebih baik. Baca selebihnya »

Coba pelan2 aku renungkan !!!

Posted in New dengan kaitan (tags) , , on Desember 7, 2009 by sofiansukentes

Hidup adalah sebuah jembatan. Seberangilah, tapi jangan bangun rumah di atasnya.’ Pepatah ini menarik. Setelah dibaca, perlu dipikirin lebih lanjut dan dihayati artinya. Kalau bagiku, pepatah ini pas benar dengan gambaranku tentang hidup yang berarti dan bahagia: hidup adalah kesempatan untuk untuk melakukan perjalanan, pencarian, petualangan, walau tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya dicari. Hidup adalah bertanya terus, mencari terus, bereksperimen terus, bertualang terus, dan orang yang masih setia untuk sungguh-sungguh hidup, akan tetap berani membuka diri untuk tetap bertanya, mencari dan bertualang, apa pun yang dihadapi. ‘Jangan bangun rumah di atasnya’, bagiku mengingatkan manusia untuk menjalani jalan kehidupan, tanpa terpaku di tempat untuk membangun kemapanan, sibuk menjaga dan mempertahankan kemapanan, dan lupa pada perjalanan kehidupan yang bisa berisi banyak petualangan. Ada juga makna lain dari gambaran ‘membangun rumah’ ini, yaitu membangun terlalu banyak konsep yang terlalu ‘kokoh’, dan merasa konsep-konsepnya benar sendiri. Tidak ‘membangun rumah’ di jembatan kehidupan, bagiku berarti tidak terbelenggu oleh konsep-konsep yang ada di kepala kita, tidak merasa bahwa konsep kita yang paling benar. Tapi terbuka untuk mengakui bahwa konsep-konsep kita belum tentu benar, terbuka untuk mempertanyakan kembali setiap konsep yang sudah ada, terbuka terhadap pandangan-pandangan baru, pandangan-pandangan yang lain. Terbuka untuk berdialog dengan pandangan-pandangan lain. Terbuka untuk bertanya terus, mencari terus, berpikir terus, dalam semangat kebebasan. Kebenaran adalah misteri. Selama masih di dunia ini, tak ada yang benar-benar tahu, tidak ada yang bisa melihat kebenaran, hanya bisa meraba-raba.

SEKILAS TENTANG PROFESI BISNIS ONLINE

Posted in laptop dengan kaitan (tags) , , , , on Desember 6, 2009 by sofiansukentes

Pernahkah anda mendengar atau membaca kisah seorang pebisnis online (baik internet marketer atau pemilik blog) yang sukses menghasilkan puluhan juta rupiah atau ribuan dolar tiap bulannya.

Kami akan mencoba memaparkan beberapa kepribadian dan sikap daripada profesi sebagai pebisnis online.

Beberapa tipe kepribadiannya diantaranya:

  1. Improvert

Mereka cenderung menjalankan bisnisnya dengan menonjolkan gaya ingin selalu memperbaiki. Mereka juga memiliki etika yang tinggi. Tetapi kelemahannya adalah mereka cenderung perfeksionis dan terlalu kritis terhadap pelanggan.

  1. The Artist

Kepribadian pebisnis seperti ini biasanya senang menyendiri tetapi memiliki kreativitas yang tinggi. Kelemahannya adalah mereka bisa jadi terlalu sensitive terhadap respon pelanggan, walaupun kritik dari pelanggan adalah membangun.

  1. The Healer (Penyembuh)

Mereka cenderung memiliki kemampuan bertahan yang luar biasa dan keteguhan disertai dengan ketenangan dari dalam. Kelemahannya adalah mereka seringnya menghindari realitas dan selalu terlalu berharap

Bebarapa sikap yang dimiliki oleh pebisnis online

  1. Sabar
  2. Berani gagal dan sukses
  3. Membangun kredibilitas

Pendaftaran Prajurit Tamtama TNI AL 2010

Posted in Militer dengan kaitan (tags) , , , on Desember 5, 2009 by sofiansukentes

TNI Angkatan Laut membuka kesempatan kepada para pemuda Warga Negara Indonesia yang berusia antara 18 hingga 22 tahun, untuk dididik menjadi calon prajurit Tamtama TNI AL
Persyaratan Umum
Baca selebihnya »

Pemandangan

Posted in MAMPIR dengan kaitan (tags) , , , on Desember 4, 2009 by sofiansukentes

pemandangane siiip kan kota Angin “NGANJUK”

Baca selebihnya »

Muslimah Waspadalah…!

Posted in New dengan kaitan (tags) , , , on Desember 3, 2009 by sofiansukentes

Musuh Islam memang tak pernah berhenti berupaya menghancurkan umat Islam. Berbagai tipu daya mereka canangkan, dengan tujuan menipu umat agar terjauh dari agama fitrahnya. Ujung-ujung yang mereka harapkan adalah memurtadkan umat dari keyakinannya. Salah satu celah yang tak henti dimasuki oleh orang kafir adalah kaum wanita. Dengan keterbatasannya sebagai insan, wanita dijadikan sarana menghancurkan generasi islam setahap-demi setahap. Wanita yang merupakan pendidik generasi, di saat telah teracuni oleh pemikiran kekekufuran maka akan mewariskan kerendahan bagi generasi berikutnya.

Sesungguhnya musuh islam di hari ini dari kalangan munafik dan kafir yang di hati mereka menyimpan penyakit, mengidamkan terenggutnya kemuliaan dan keagungan seorang muslimah. Mereka juga mengimpikan lepasnya penjagaan islam, lepasnya tali keimanan muslimah sehingga terjerumuslah para muslimah ke dalam kehinaan setelah para kufar dan orang yang berpenyakit di dalam hatinya memuaskan syahwat mereka. Baca selebihnya »

Hampir Saja Langit Pecah

Posted in Agama dengan kaitan (tags) , , , , on Desember 2, 2009 by sofiansukentes

Paling tidak, ada dua peristiwa yang menyebabkan langit hampir pecah. Pertama, dalam surat Maryam ayat 90-91 disebutkan:

“Hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh, karena mereka mendakwa Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak”

Kedua, al-Qur’an menginformasikan kepada kita peristiwa lain yang juga hampir saja membuat langit pecah, yaitu dalam surat Asy-Syura ayat 5:

“Hampir saja langit itu pecah dari sebelah atasnya (karena kebesaran Tuhan) dan malaikat-malaikat bertasbih serta memuji Tuhannya dan memohonkan ampun bagi orang-orang yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Dua peristiwa dengan dua sebab yang berbeda hampir saja menghasilkan kejadian yang luar biasa, yaitu pecahnya langit. Pada persitiwa yang pertama, langit hampir pecah karena kemurkaan Allah SWT. terhadap mereka yang mengatakan bahwa Allah mempunyai anak. Ucapan atau tuduhan itu begitu dahsyat kemungkarannya. Betapa tidak, Allah yang berbeda dengan makhluk manapun itu –”mukhalafatu lil hawadits– diserupakan dengan manusia (yang mempunyai anak) yang justru diciptakan-Nya untuk beribadah kepada-Nya.

Penyerupaan ini jelas membuat Allah murka!

Peristiwa kedua terjadi justru karena kebesaran Allah. Malaikat pun bertasbih serta memuji Allah dan memohonkan ampunan bagi penduduk bumi. Kebesaran dan keagungan Allah tidak terkira sehingga ketika Dia diminta Nabi Musa menampakkan wujud-Nya, bukit tempat Musa berdiri menjadi hancur dan Musa jatuh pingsan. Kali ini Allah menampakkan kebesaran-Nya pada langit, dan langit yang demikian luas itu hampir pecah karena tak mampu menyaksikan kebesaran dan keagungan Allah.

Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari kisah-kisah di atas?

Seringkali ketika kita berkuasa, kita bertingkah laku hendak menyerupai Allah. Kitalah pemegang nasib bawahan kita. Hanya dengan selembar kertas yang kita tandatangani seorang anak manusia bisa jatuh terduduk atau bisa meloncat-loncat kegirangan. Ketika ada rakyat yang hendak datang ke kantor, kita lempar ia dari satu meja ke meja berikutnya.

Semua kebijakan tergantung petunjuk kita; semua pengacau kekuasaan kita beri hadiah “azab yang pedih” dan nyawa mereka tak ada harganya bagi kita. Senyum kita menjadi tanda tanya; apakah sedang suka atau sedang marah. Bawahan kita sibuk menafsirkan gerak tubuh kita hanya untuk menyelami apakah kita sedang suka atau tengah berduka.

Saya khawatir pada saat kita berprilaku menyerupai kekuasaan Allah maka langit akan pecah karena murka Allah. Bukankah segala bentuk penyerupaan harus ditiadakan; apakah itu berarti memiliki kekuasaan tiada batas, memberi azab ataupun menentukan nyawa orang lain. Segala bentuk kesombongan dan takabur harus dilenyapkan, karena hanya Allah yang berhak untuk takabur (Al-Mutakabbir).

Sementara itu, di sepuluh malam terakhir Ramadhan ini, kita menunggu langit yang hampir pecah, saat Malaikat bertasbih memuji Allah dengan suara yang bergemuruh, mereka turun atas perintah Allah dan memohon ampun untuk penduduk bumi. Kita sambut kehadiran malaikat itu dengan gemuruh suara tasbih dan rintihan tangisan memohon ampunan Allah. Puji-pujian dari penduduk langit kepada Allah bertemu dengan puji-pujian penduduk bumi untuk Allah. Boleh jadi langit hampir pecah pada malam-malam akhir Ramadhan ini.

Pertanyaannya, tengoklah diri kita sekarang baik-baik. Yang mana yang kita tunggu? apakah kita menunggu langit hampir pecah karena murka Allah atau karena kebesaran-Nya?

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.